Inilah Presiden Uruguay Jose Mujica lahir 20 May 1935 selama menjadi Presiden menyumbangkan 90 % gajinya untuk kemanusian. Beliau hidup dalam kesederhanaan. Menurut beliau bahwa dirinya tidak miskin. Seandainya kita mempunyai seorang Presiden seperti beliau alangkah bahagianya Bangsa Indonesia, perlu di contoh dan ditauladani.Perubahan Harus !!!. Salam Restorasi Indonesia, harapan selalu ada untuk gelombang perubahan arus besar Indonesia NasDem. KLIK VIDEONYA DISINI
Senin, 25 November 2013
RAKERDA PARTAI NASDEM 23 NOVEMBER 2O13 DI GEDUNG DPP JL. GONDANGDIA
| RAKERDA PARTAI NASDEM 2013 |
Dalam acara yang dihadiri Ketua KORDA DKI Jakarta Bapak. Enggar Tyasto Lukito,
Bpk. Hariadi Anwar Ketua DPW DKI Jakarta, Bpk. WIBI ANDRINO SH. Ketua DPD Jakarta Pusat. Hadirpula dalam acara Rakerda Partai Nasdem para Caleg DPRD, Bpk. BUDI SANTOSO SE No. Urut 5, Ibu Silvia No. Urut 9, Ibu Resnaweli No.Urut 7, Ibu Damini Emeli No. Urut 3, Bpk. Imam djuweni No. Urut 11, Bpk. Viktor Napitupulu No. Urut 4, Caleg DPR RI Ibu DIEN COKRO No. Urut 1, Ibu Hj.LATHIFA ANSHORI No.Urut 2. Ibu DESTINA LESTARI No. Urut. 5, Bpk. M. Rais No.urut 4. Hadir pula perwakilan DPC Kecamatan beserta Rantingnya.
Rabu, 20 November 2013
KARTU (As) PRESIDEN DITANGAN NEGARA TETANGGA, SBY MAJU KENA MUNDUR KENA
Apa jadinya bila seorang kepala negara memiliki skandal rahasia diketahui orang lain apa lagi negara tetangga, teman dekat istilah dalam pergaulan. Tak ubahnya juga analogi ini berlaku dalam hubungan baik pertemanan persahabatan dalam hubungan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar kita. Jikalau teman atau orang lain atau tetangga kita dirumah mengetahui seorang kepala keluarga yang selingkuh dikantornya atau memiliki skandal rahasia dengan seorang yang mengarah "negatif" otomatis orang yang mengetahuinya itu memiliki kekuatan tawar tinggi karena takut diketahui pihak keluarga kalau sampai bocor. Sulit posisi Presiden kita saat ini SBY maju kena mundur kena juga.
Senin, 11 November 2013
MENGENANG BANG OJI LASKAR NASDEM DPC SAWAH BESAR
| Bang Oji (Tengah) Mengenakan Baju Putih |
Masih teringat segar di ingatan kami, dan tak mengira bahwa hari itu adalah hari terakhir Bang Oji bersama kita, sempat saya bertanya kepadanya saat rapat karena luka ditangannya, dia mengatakan bahwa tanganya terluka karena terjepit pintu. Terlihat di wajahnya agak kurang sehat memang. Bang Oji adalah sahabat, teman seperjuangan kami dalam Gerakan Perubahan. Memang belum lama kami mengenal beliau tetapi pertama kali saya bertemu ketika di ajak oleh Pak Ketua Herman Anwar ngobrol ngobrol di warung sambil menikmati kopi panas di Sawah Besar dengan beberapa pengurus jajarannya. Sekilas kesan sabar dan tenang yang saya tangkap dari sosok seorang Bang Oji, dari pertemuan hari itu berlanjut kepertemuan ketika Silahturahmi Antar DPC dalam rangka Idul Adha, kami di undang hadir ke Sekretariatan DPC Sawah Besar Partai Nasdem, saya pribadi sangat kagum dengan Bang Oji dibawah kepemimpinannya DPC Sawah Besarlah yang baru memiliki kantor Kesekretariatan yang cukup baik di mata saya. Masih ada janji yang belum terlaksana pada Bang Oji yaitu permintaan beliau kepada saya untuk membantu membuatkan Blog DPC Sawah Besar, Mungkin itu pun dikarenakan kesibukan dari beliau dalam rangka membenahi Ranting Rantingnya sehingga belum bisa menemukan waktu yang tepat untuk bertemu dengan saya. Dengan segala kerendahan hati kami selaku pengurus DPC Partai Nasdem Kemayoran sangat menghargai Bang Oji atas jasa jasanya membangun dan berusaha untuk kebesaran dari Partai Nasdem khususnya di wilayah Sawah Besar. Semoga Amal Ibadahnya di terima oleh Yang Maha Kuasa Amin. Buat Istri , anak, kerabat, keluarga kami mendoakan agar diberi ketabahan hati. Kami semua segenap pengurus serta anggota ikut Berbela Sungkawa yang sedalam dalamnya.
Sabtu, 09 November 2013
BUDI SANTOSO SE. CALEG NO,5 DAPIL 1 JAKARTA PUSAT
![]() |
| CALEG 2014 BUDI SANTOSO SE. NO.URUT 5 |
ANAK KEMAYORAN TAK KENAL MAKA TAK SAYANG
Lahir dan tumbuh besar di Kemayoran dengan nama panggilan akrab Tongseng demikian teman masa kecil menyapanya. Dunia politik lekat sekali dengan sosok yang satu ini mulai dari orang tua hingga ke Budi Santoso kecil tumbuh dengan dengan himpitan serta tekanan di Masa Orde Baru, Orang tuanya adalah orang yang bukan saja seorang Nasionalis sejati tetapi juga pengikut setia yang mengidolakan sosok Bung Karno secara Ideologis yang belum ada tandingannya sampai saat ini di Negeri kita Indonesia. Secara alami tumbuh berkembang dengan Nasionalis secara sempurna melalui tempaan didikan keluarga dan orang orang disekelilingnya. Kesederhanaannya melekat walau sampai saat ini. Dia selalu membuka pintu 24 jam dalam sehari walau tidak dalam masa pemilu atau pertarungan sebagai Caleg sekalipun. Tak kenal maka tak sayang istilah itu yang akan saya gunakan untuk sebutan kepada dirinya.
Selasa, 05 November 2013
Gabung NasDem, Rachmawati Soekarnoputri menangis
![]() |
| RAHMAWATI SOEKARNO PUTRI GABUNG NASDEM |
Rachmawati tampak meneteskan air matanya karena menilai partai yang dinaunginya sekarang memiliki dan mengusung visi dan misi yang sama dengan ayahnya, Soekarno.
"Saya tahu persis, bahwa rekan saya Surya Paloh (Ketua Majelis Nasional Partai Nasdem) memiliki visi dan misi yang sama dengan founding father bangsa kita yakni Bapak Soekarno," kata Rachmawati di Gedung Sabuga Bandung, Minggu (16/9).
Menurut Rachmawati, selama menjalani perkawanan dengan Surya Paloh, dia tidak menemukan perbedaan yang berarti dengan bos Media Grup.
"Saya tidak ada perbedaan dengan Surya Paloh. Tapi, saya selalu diingatkan, jangan hanya jadi anak biologis Bung Karno saja, tapi kalau mau memajukan bangsa ini harus jadi anak ideologis Bung Karno juga," ujar Rachmawati yang pernah menjabat ketua umum Partai Pelopor ini.
Senin, 04 November 2013
CALEG DPRD DKI WIBI ANDRINO SH. NO. URUT 2
Musisi Jalanan Menjadi Politisi CALEG DPRD DKI (klik clip video)
Jakarta, PEMILU.com - Menyuarakan kritik sosial melalui lagu-lagunya dilakoni Wibi Andrino sebelum bergabung ke Partai Nasional Demokrat (Nasdem).
Namun, suara musiknya tak didengarkan para pemangku kepentingan.
Sehingga membuatnya banting setir dan memutuskan untuk bergabung ke
panggung politik sebagai satu jalan untuk membuat DKI Jakarta semakin
baik.
“Awalnya dari musisi musik indie. Tapi, saya tidak punya suara lebih. Karenanya, saya berfikir panjang, bagaimana anak muda yang banyak memilik potensi untuk dapat mewakili suara-suara anak muda,” kata Wibi di DPP Partai Nasdem, Jakarta (22/10).
Sebelum menduduki
Ketua Bidang Adovokasi dan Ham, Wibi terlebih dulu bergabung dengan
organisasi sayap partai Nasdem, Garda Pemuda. Dimulai dari situ, Wibi
semakin tertarik karena Nasdem peduli terhadap lingkungan, serta buruh.
Hingga akhirnya, mencalonkan diri sebagai caleg DPRD DKI Jakarta.
"Nasdem menarik, di Nasdem nggak dipungut se-rupiah pun. Dengan tag line 'perubahan' saya pikir apa yang perlu dirubah bangsa ini, lalu saya refleksi sendiri apakah saya sudah baik, ketika saya mengajak masyarakat, apakah saya sudah baik," katanya.
Untuk memenangkan pertarungan, ia mengaku sudah menyiapkan strategi. Untuk caleg DPRD DKI sendiri, kata Wibi ada 142 caleg DPRD DKI yang menawarkan beragam program mulai dari bagi-bagi sembako, bermain futsal dan sebagainya. Masing-masing caleg DPRD DKI pasti memiliki fans sendiri-sendiri, namun dari 142 itu tentunya siapa yang paling sering bersentuhan dengan masyarakat langsung.
"Strategi saya turun ke masyarakat merealisasikan apa yang bisa saya realisasikan dalam hal membantu masyarakat. Contoh, saya turun ke lapangan saya tanyakan apa yang kurang, saya temukan masalah tata kelola kota," kata dia.
“Awalnya dari musisi musik indie. Tapi, saya tidak punya suara lebih. Karenanya, saya berfikir panjang, bagaimana anak muda yang banyak memilik potensi untuk dapat mewakili suara-suara anak muda,” kata Wibi di DPP Partai Nasdem, Jakarta (22/10).
![]() |
| CALEG DPRD DAPIL 1 |
"Nasdem menarik, di Nasdem nggak dipungut se-rupiah pun. Dengan tag line 'perubahan' saya pikir apa yang perlu dirubah bangsa ini, lalu saya refleksi sendiri apakah saya sudah baik, ketika saya mengajak masyarakat, apakah saya sudah baik," katanya.
Untuk memenangkan pertarungan, ia mengaku sudah menyiapkan strategi. Untuk caleg DPRD DKI sendiri, kata Wibi ada 142 caleg DPRD DKI yang menawarkan beragam program mulai dari bagi-bagi sembako, bermain futsal dan sebagainya. Masing-masing caleg DPRD DKI pasti memiliki fans sendiri-sendiri, namun dari 142 itu tentunya siapa yang paling sering bersentuhan dengan masyarakat langsung.
"Strategi saya turun ke masyarakat merealisasikan apa yang bisa saya realisasikan dalam hal membantu masyarakat. Contoh, saya turun ke lapangan saya tanyakan apa yang kurang, saya temukan masalah tata kelola kota," kata dia.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)




